Headline News

header-int

SOSIALISASI DAN ADVOKASI AKSI GERMAS DENGAN PENDEKATAN KEBUDAYAAN DAN POLA KEMITRAAN

Sabtu, 27 Jul 2019, 20:53:27 WIB - 28 | Hendri Agustian, S.Kep., M.M
SOSIALISASI DAN ADVOKASI AKSI GERMAS DENGAN PENDEKATAN KEBUDAYAAN DAN POLA KEMITRAAN

Painan- Kami menyambut baik Tim Fakultas Kesehatan (FIKES) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidaytullah Jakarta memilih Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai lokasi kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui kemitraan dengan mempertimbangkan budaya setempat melalui Konsep Pentahelix yang melibatkan 5 unsur kemitraan yaitu : Pemerintah daerah, Akademisi, Badan Usaha, Tokoh Masyarakat dan media yang bersinergi dengan yang lainnya. Ujar Bupati Pessel Hendrajoni dalam acara “SOSIALISASI DAN ADVOKASI AKSI GERMAS DENGAN PENDEKATAN KEBUDAYAAN DAN POLA KEMITRAAN GERMAS DALAM MEWUJUDKAN INDONESIA SEHATdi Ruangan Rapat Bupati (Senin, 22/07/2019)

Hadir dalam pertemuan Kadis Kesehatan Kab.Pessel Dr. H. Satria Wibawa, M.Kes, Kabid Kesmas Donny Tayes, SKM, M.Si, Dr. Yuli Amran, MKM Ketua Tim FIKES UIN Syarif Hidaytullah Jakarta, Seluruh kepala OPD, Direktur RSUD Dr. M. Zein Painan Kepala Puskesmas Tarusan, CSR : Pimpinan Bank Nagari dan BRI Cabang Painan, Kepala LPMM Univ. Baiturahmah, Walinagari Nanggalo, Tokoh Masyarakat Nanggalo.

GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Program ini memiliki beberapa fokus terdapat 7 langkah penting dalam rangka menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Ketujuh langkah tersebut merupakan bagian penting dari pembiasaan pola hidup sehat dalam masyarakat guna mencegah berbagai masalah kesehatan yang beresiko dialami oleh masyarakat Indonesia.

Kegiatan Germas Hidup sehat dilakukan dengan cara antara lain :

1.Melakukan aktivitas fisik

2.Mengonsumsi sayur dan buah

3.Tidak merokok

4.Tidak mengonsumsi alkohol

5.Memeriksa kesehatan secara rutin

6.Membersihkan lingkungan

7.Menggunakan jamban

“Kita telah membangun sarana olahraga yang lengkap pada tahun 2019 ini, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan sarana tersebut untuk melakukan aktivitas fisik” ujar Bupati.

Bupati juga menjelaskan bahwa setiap kegiatan germas yang dilakukan di Kabupaten maupun di Kecamatan selalu dengan kegiatan senam bersama, semua peserta senang dan bergembira sehingga ini juga bisa membuat badan lebih segar dan awet muda.

Bupati juga menceritakan pengalaman pribadinya, “Ia pernah sakit dan berobat ke dokter di salah satu rumah sakit Jakarta. Dokter menyarankan agar ia lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari, sejak itulah ia rajin mengkonsumsi sayur dan buah dan ia merasakan badan terasa lebih segar dan sehat. Oleh sebab itu Bupati menyarankan kepada peserta yang hadir untuk membudayakan makan sayur dan buah dan juga mensosialisasikan ke masyarakat”.

“Orang yang sering merokok dan mengkonsumsi alkohol” coba lihat di akhir hidupnya ujar Bupati, mereka cenderung lebih banyak yang sakit-sakitan dibandingkan dengan orang yang tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol.

Terkait dengan chek up kesehatan Bupati juga mencontohkan kebiasaan yang telah ia jalani dalam kehidupan sehari-hari sebagai” Rahasia Ia selalu tampil Sehat”. Ia memiliki alat chek Up pribadi yang selalu ia bawa setiap hari dalam perjalanan ketika melaksanakan tugas menjadi seorang pemimpin di Kabupaten ini seperti tensimeter, stik kolesterol, gula darah dan asam urat. Sebelum makan ia sealu mengecek kondisi tubuhnya, apakah kondisi tubuhnya dalam keadaan normal atau tidak. “Jadi kita tidak sembarang makan atau semua dihantam sekehendar selera”. canda Bupati

“Terkait dengan lingkungan Kabupaten Pesisir Selatan sudah meraih piala Adipura tiga kali berturut-turut dan juga telah meraih gelar Kabupaten Sehat tingkat Swasti Saba dan sekarang sedang berupaya untuk mendapat gelar Kabupaten Sehat tingkat Wistara (pengembangan). Di Kabupaten Pesisir Selatan sudah terdapat 47 Nagari yang Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) / Open Defecation Free (ODF) dan 46 Nagari sudah deklarasi ODF. Hal ini akan segera  kita picu setiap nagari dan Kecamatan untuk ODF” ujar Bupati.

Bupati juga menginstruksikan kepada dinas terkait untuk melakukan tutorial kepada pedagang dan warung-warung yang ada terutama di sentra-sentra wisata seperti Carocok untuk menjaga kebersihan, sehingga masyarakat terbiasa membudayakan hidup bersih. Bersihnya kota menyebabkan pengunjung wisata senang datang ke Pessel sehingga imbasnya ekonomi masyarakat akan menjadi lebih baik.

“Kita harus punya ide pemikiran dan terobosan jika kita tidak mau tertinggal” dengan daerha lain, dan harapannya seluruh OPD yang ada untuk mendukung kegiatan Germas, semua harus mengambil tanggungjawabnya masing-masing. “Siapa mengerjakan apa” harus ada pembagian tugas yang jelas. Ucap Bupati menutup arahannya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah Informasi guna Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan Peduli Sehat, Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilan
© 2019 Dinas Kesehatan. Follow Me : Facebook Youtube