Headline News

header-int

Pentingnya Pemberian Vitamin untuk Anak-anak

Minggu, 18 Agu 2019, 20:01:19 WIB - 28 | Hendri Agustian, S.Kep., M.M
Pentingnya Pemberian Vitamin untuk Anak-anak

Pentingnya Pemberian Vitamin untuk Anak-anak

oleh: Hendri Agustian, S.Kep.MM (Kasi Promkes & Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Pessel)

Kecukupan asupan vitamin A sangat penting untuk anak-anak. Tidak heran jika pemerintah mencanangkan bulan Februari dan Agustus sebagai bulan pemberian suplementasi vitamin A dosis tinggi bagi balita berusia 6-59 bulan (serta ibu dalam masa nifas). Selain lewat suplementasi, jangan lupa untuk memberi anak berbagai makanan yang tinggi vitamin A!

Setiap bulan Februari dan Agustus yang merupakan Bulan Vitamin A, diposyandu atau di fasilitas kesehatan dibagikan vitamin A secara gratis untuk anak balita.

Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di Negara berkembang dan dapat terjadi pada semua umur terutama pada masa pertumbuhan . Salah satu dampak kurang vitamin A adalah kelainan pada mata yang umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan s/d 4 tahun yang menjadi penyebab utama kebutaan di negara berkembang.

Kurang Vitamin A pada anak biasanya terjadi pada anak yang menderita Kurang Energi Protein (KEP) atau gizi buruk sebagai akibat asupan zat gizi sangat kurang,termasuk zat gizi mikro dalam hal ini vitamin A. Anak yang menderita kurang vitamin A mudah sekali terserang infeksi seperti infeksi saluran pernafasan akut,campak,cacar air,diare dan infeksi lain karena daya tahan anak menurun. Namun masalah kekurangan vitamin A dapat juga terjadi pada keluarga dengan penghasilan cukup. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu tentang gizi yang baik. Gangguan penyerapan pada usus juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin A.

Mengapa Harus Memberikan Suplementasi Vitamin A kepada Anak Berumur 6 sampai 59 Bulan?

1. Vitamin A Penting —Vitamin A adalah zat gizi penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, tetapi anak-anak membutuhkannya untuk dapat bertahan hidup dan berkembang.

2. Sumber Vitamin A Berasal dari Makanan dan Suplemen —Makanan yang kaya akan vitamin A termasuk Air Susu Ibu (ASI) dan pangan hewani seperti daging merah, ikan, dan produk susu. Vitamin A juga terdapat pada sayuran bewarna hijau misalnya sayur bayam, serta buah-buahan berwar-na merah dan oranye seperti mangga, ubi jalar, dan wortel. Anak yang tidak mendapat asupan makanan yang cukup perlu diberi suplementasi vitamin A untuk mencegah Kurang Vitamin A (KVA).

3. Tanpa Vitamin A, Anak akan Mengalami Kurang Vitamin A (KVA) —Diperkirakan 190 juta anak berumur 6-59 bulan di dunia ini mengalami Kurang Vitamin A (KVA). KVA dapat menyebabkan kebutaan dan meningkatkan penyakit infeksi pada anak, seperti diare, campak, dan lain-lain. KVA juga menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak. Dengan demikian pencegahan KVA sangat penting dalam program pen-ingkatan harapan hidup anak.

4. Pemberian Suplementasi Vitamin A Secara Universal Dapat Mengurangi Angka Kematian Anak —Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengan-jurkan pemberian suplementasi vitamin A setiap 6 bulan kepada semua anak berumur 6-59 bulan, yang tinggal di negara yang mengalami masalah KVA mulai tingkat sedang sampai tingkat berat. Ini bukan tindakan pengobatan, tetapi tindakan pencegahan KVA. Suplementasi vitamin A secara universal dapat mengurangi angka kematian anak hingga 24%.

Hasil penelitian di berbagai negara menunjukkan bahwa pemberian suplementasi Vitamin A sebanyak 2 kali pertahun pada anak umur 6-59 bulan dapat mencegah kekurangan Vitamin A dan kebutaan (buta senja), juga meningkatkan sistim kekebalan tubuh sehingga mengurangi kejadian kesakitan dan kematian pada balita, karena vitamin ini dapat mencegah timbulnya komplikasi pada penyakit yang sering terjadi pada balita seperti campak dan diare. Bagi Ibu menyusui, selain untuk mencegah kebutaan Vitamin A sangat dibutuhkan untuk pembentukan ASI yang berkualitas tinggi yang dibutuhkan bayi pada bulan-bulan pertama kehidupannya.

Pemerintah dalam menyikapi masalah tentang kekurangan vitamin A melalui suplementasi Vitamin A dosis tinggi kepada anak balita. Suplementasi Vitamin A adalah program intervensi pemberian Kapsul Vitamin A bagi anak usia 6-59 bulan dan ibu nifas yang bertujuan selain untuk mencegah kebutaan juga untuk menanggulangi kekurangan Vitamin A (KVA) yang masih cukup tinggi pada balita (sebesar 14,6 % pada tahun 2006, Depkes)
Sasaran program ini adalah balita dari usia 6 bulan sampai dengan 59 bulan. Vitamin A yang dibagikan adalah vitamin A dosis tinggi. Ada 2 jenis vit A yang diberikan yaitu yang biru (100.000 IU) untuk bayi usia 6 sd 11 bulan, dan yang merah (200.000 IU) untuk usia 12 sd 59 bulan.

Vitamin A juga diberikan bagi ibu nifas ( menyusui bayi hingga usia 42 hari). Hal ini dilakukan karena berdasarkan kajian berbagai studi ditemukan bahwa Vitamin A merupakan zat gizi yang sangat diperlukan bagi manusia, karena zat gizi ini sangat penting agar proses-proses fisiologis dalam tubuh berlangsung secara normal, termasuk pertumbuhan sel, meningkatkan fungsi penglihatan, meningkatkan imunologis dan pertumbuhan badan. Pemberian vitamin A dosis tinggi selain diberikan pada anak balita, ibu nifas tapi diberikan juga pada kasus dengan keadaan tertentu seperti anak menderita xeroptalmia, campak dan gizi buruk.

Mungkin ada yang penasaran, kenapa sih kita harus mengkonsumsi Vitamin A? Seberapa penting Vitamin A untuk tubuh kita? Berikut penjelasan mengenai vitamin A : Vitamin A adalah salah satu zat gizi penting yang larut dalam lemak dan disimpan dalam hati,tidak dapat dibuat oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi dari luar.

Mengkonsumsi vitamin A bagi balita sangat banyak manfaatnya, seperti :
 

Sumber vitamin A banyak terdapat pada
• Air Susu Ibu (ASI)
• Bahan Makanan hewani seperti : hati,kuning telur,ikan,daging,ayam dan bebek.
• Buah–buahan warna kuning dan jingga seperti Pepaya,Mangga masak,Alpukat,Jambu Merah dan Pisang.
• Sayuran yang berwarna hijau tua dan berwarna jingga seperti : Bayam,Tomat,Wortel.
• Bahan makanan yang difortifikasi/diperkaya dengan vitamin A seperti margarine,susu

Teknis pelaksanaan pemberian vitamin A
Vitamin A dosis tinggi diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak, dimana untuk :
• Bayi (6-11 bulan) pada bulan Februari atau bulan Agustus
• Anak balita (12-59 bulan) pada bulan Februari dan Agustus

Tenaga pelaksana pemberian vitamin A adalah tenaga kesehatan seperti : dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, atau kader kesehatan yang telah dilatih.

Cara pemberian vitamin A
Cara pemberian kapsul pada bayi dan anak balita :
 Berikan kapsul biru (100.000 SI) untuk bayi dan kapsul merah (200.000 SI) untuk balita§
 Potong ujung kapsul dengan menggunakan gunting yang bersih§
 Pencet kapsul dan pastikan anak menelan semua isi kapsul dan tidak membuang sedikitpun isi kapsul.§
 Untuk anak yang sudah bisa menelan dapat diberikan langsung 1 kapsul untuk diminum§

Cara pemberian kapsul Vit A dosis tinggi pada ibu nifas :
 Diberikan segera setelah melahirkan dengan cara meminum langsung 1 (satu) kapsul
 Kemudian minum 1(satu) kapsul lagi 24 jam setelah pemberian kapsul pertama

Tempat pemberian vitamin A
Vitamin A diberikan secara gratis di sarana fasilitas pelayanan kesehatan, seperti : Puskesmas, Pustu, polindes, praktek dokter/bidan swasta, posyandu, sekolah, TK, dan PAUD.


Nah, Bulan Agustus sudah berjalan, saatnya membawa balita ke posyandu untuk mendapatkan vitamin A. Dan bagi ibu yang mungkin tidak sempat datang ke posyandu karena ada keperluan mendesak, datanglah ke bidan desa atau ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan kapsul Vitamin A secara gratis….

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah Informasi guna Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan Peduli Sehat, Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilan
© 2019 Dinas Kesehatan. Follow Me : Facebook Youtube