Headline News

header-int

Pembekalan Kader Tingkat Kecamatan di Kec. Koto XI Tarusan tentang Deteksi Dini Penyakit PTM

Selasa, 02 Jul 2019, 21:47:31 WIB - 36 | Hendri Agustian, S.Kep., M.M
Pembekalan  Kader Tingkat Kecamatan di Kec. Koto XI Tarusan tentang Deteksi Dini Penyakit PTM

Painan- Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pessel Dr. H. Satria Wibawa dalam Pertemuan Sosialisasi Gerakan Deteksi Dini  Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM)  dan Pembekalan  Kader Tingkat Kecamatan di Kec. Koto XI Tarusan (Kamis, 27/06/2019) bertempat di Cafe Amande Puncak Mande Tarusan menyampaikan bahwa Posbindu PTM merupakan salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang berorientasi kepada upaya promotif dan preventif dalam mengendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM) secara paritisipatif, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan serta penilaian.

 Pelibatan masyarakat dalam kegiatan Posbindu adalah sebagai agen perubah sekaligus sumberdaya yang menggerakkan Posbindu sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang diselenggarakan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masyarakat. Peran serta masyarakat dalam Posbindu salah satunya yaitu sebagai Kader Posbindu.

Menurt Dr. Satria Kader Posbindu sebagai garda terdepan dan agen perubahan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di masyarakat. Peningkatan kapasitas kader merupakan upaya penting dalam memajukan dan meningkatkan kinerja Posbindu.

Harapan Kadis “Penyelenggarakan kegiatan pembekalan kader dalam skrining deteksi dini faktor risiko penyakit dapat menambah wawasan bagi kader Posbindu dilapangan. Sebelum kader Posbindu PTM terjun langsung melakukan skrining pada sasaran, kader memang harus dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan tentang penyakit tidak menular dan faktor risikonya serta teknis penyelenggaraaan kegiatan Posbindu PTM melalui pembekalan kader. Peserta pembekalan berasal dari Nagari yang terpilih di Kecamatan Koto XI Tarusan sebanyak 25 orang berasal dari Nagari Setara Nanggalo, Pinang Kampung Pansur, Pulau karam, Kapu, dan Carocok Anau.

Kadis  menyampaikan bahwa meningkatnya prevalensi kasus penyakit tidak menular di Kabupaten Pessel menandakan bahwa kegiatan penemuan kasus yaitu melalui skrining dan Posbindu PTM sudah berjalan.

Pengembangan Posbindu PTM merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan dan mencakup berbagai upaya promotif dan preventif. Masyarakat diberi bimbingan dalam mengembangkan wadah untuk berperan, dibekali pengetahuan dan ketrampilan untuk mengenali masalah di wilayahnya, mengidentifikasi, merumuskan dan menyelesaikan permasalahannya sendiri berdasarkan prioritas dan potensi yang ada. Dalam menentukan prioritas masalah, merencanakan, melaksanakan, memantau dan menilai kegiatan, masyarakat perlu dilibatkan sejak awal. Potensi dan partisipasi masyarakat dapat digali dengan maksimal, sehingga solusi masalah lebih efektif dan dapat menjamin kesinambungan kegiatan.

“Peran masyarakat serta dukungan dari lintas sektor, tenaga kesehatan serta kader posbindu PTM diperlukan untuk memperluas cakupan kegiatan Posbindu PTM sehingga hasil yang dicapai akan bermakna dan berdaya ungkit besar dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat PTM” harap Kadis ke peserta dan undangan yang hadir.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah Informasi guna Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan Peduli Sehat, Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilan
© 2019 Dinas Kesehatan. Follow Me : Facebook Youtube