Headline News

header-int

Pelatihan Nagari Siaga Angkatan I di Hotel Hannah Painan

Minggu, 30 Jun 2019, 20:47:23 WIB - 20 | Hendri Agustian, S.Kep., M.M
Pelatihan Nagari Siaga Angkatan I di Hotel Hannah Painan

Painan -  Bertempat di Ruangan Pertemuan Hotel Hannah Painan (Kamis, 20/06/2019) telah dilakukan pembukaan Pelatihan Nagari Siaga Angkatan I yang dilaksanakan sejak tanggal 19 s/d 21 Juni 2019.

Acara tersebut dimotori oleh Seksi  Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes & PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan. Kepala Seksi Promkes & PM Hendri Agustian, S.Kep.MM menyampaikan bahwa peserta dalam pelatihan Nagari Siaga Angkatan I  ini sebanyak 40 orang yang terdiri dari  Wali Nagari dan Bidan Poskesri.

“Tujuannya pelatihan ini diharapkan sebagai media koordinasi dan informasi antara Walinagari dan Bidan Poskesri untuk mengetahui kendala dalam mengembangkan  Nagari siaga aktif  di  wilayah kerja Puskesmas masing – masing pada tahun 2019 dan upaya  yang akan dilakukan pada  tahun 2020 dan meningkatkan pemahaman tentang  Nagari Siaga  bagi  Wali Nagari dan Bidan se Kabupaten Pesisir Selatan” Ucap Kasi dalam laporannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pessel Dr. H. Satria Wibawa, M.Kes dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah telah menetapkan kebijakan paradigma sehat dengan menitik beratkan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan keluarga sehat serta upaya pemberdayaan masyarakat yang dituangkan dalam pengembangan desa siaga/Nagari Siaga.

“Permasalahan kesehatan yang dihadapi di Kabupaten Pessel yang masih perlu diprioritaskan dalam penanggulangannya antara lain meliputi tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB/AKABA), tingginya angka kesakitan penyakit menular seperti DBD, TB Paru, HIV/AIDS, Kusta, masih adanya  kasus gizi kurang dan  kasus gizi buruk, kecenderunagan meningkatnya penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus dan kanker serta masih rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” jelas Kadis.

Dalam upaya menanggulangi masalah kesehatan harus dilakukan secara komprehenship dengan melibatkan berbagai komponen yang terkait karena masalah kesehatan tersebut  bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat termasuk sektor swasta.

Lebih lanjut Kadis menguraikan bahwa Pengembangan Nagari Siaga  mempunyai nilai sangat strategis karena melibatkan penuh masyarakat sebagai subyek pembangunan sehingga dapat berfungsi sebagai motor penggerak pembangunan kesehatan. Nagari Siaga merupakan upaya untuk memandirikan masyarakat dalam bidang kesehatan. Dalam pengembangan Nagari siaga  mencakup komponen Poskesri, Posbindu PTM, Posyandu yang merupakan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dibentuk dalam rangka menyediakan pelayanan dasar bagi masyarakat Nagari yang meliputi upaya promotif, preventif dan kuratif yang dilaksanakan oleh nakes (bidan), melibatkan kader dan tenaga sukarela lainnya. Selain itu ada komponen FKD (Forum Kesehatan Desa/Kelurahan) yang merupakan wadah dimana masalah-masalah kesehatan di Nagari dibahas dan dimusyawarahkan upaya pemecahannya.

Komponen Nagari Siaga lainya meliputi  upaya pelayanan kesehatan Nagari, surveilans berbasis masyarakat, gotong royong serta pembiayaan kesehatan.


Harapan Kadis melalui pertemuan ini diharapkan Nagari Siaga   aktif mandiri 55% tahun 2019 dapat terwujud di Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk pencapaian target tersebut diharapkan semua pihak memberikan dukungan baik tokoh masyarakat, tokoh agama , pemuda, kader serta Wali Nagari yang mempunyai peran yang sangat penting dalam pengembangan Nagari Siaga tersebut. Karena Wali Nagari bisa mempengaruhi masyarakatnya  menjadi warga yang siaga aktif.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah Informasi guna Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan Peduli Sehat, Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilan
© 2019 Dinas Kesehatan. Follow Me : Facebook Youtube